Pura-pura Miskin dan Pacaran 4 Tahun Dengannya, Tetapi Dia Menikahi Seorang Manajer !! Di Hari Pernikahannya, Aku Cuman Bisa Memberikan "Semuanya Ini"!!

Bagaimanapun, kalau udah mau menjalani hubungan serius harusnya nggak boleh pura-pura kayak gini…
Namaku Liang, keluargaku adalah pengusaha Tambang dan aku adalah anak tunggal, jadi sejak kecil papa mamaku memang sangat memanjakanku. Sebelum kuliah, aku memang anak yang sangat sombong, aku pikir keluargaku kaya jadi aku bisa melakukan apapun. Karena uang inilah teman-temanku mendekatiku, bahkan cewek-cewek matre akan menulis surat cinta padaku. Sampai di SMA 3, aku mabuk dan berkelahi, orang tuaku juga menggunakan uang untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi hal ini malahan semakin besar dan aku dikeluarkan dari sekolah dan dimasukan ke penjara.







Orang tuaku menghabiskan banyak uang untuk mengeluarkanku dari penjara. Sejak saat itu aku baru mengerti, teman-temanku semua itu bukan teman. Waktu aku ada uang, mereka selalu ada di sampingku, tapi waktu aku ada masalah, nggak ada yang mau mendekatiku.

Karna aku dikeluarkan dari sekolah, aku harus mengulang kelas 3 SMA di sekolah lain di luar kota. Di tempat ini aku nggak kenal siapapun, aku mengenal pacarrku disini.

Karena kejadian berkelahi itu juga, aku sekarang jadi orang yang sangat irit. Aku selalu berperilaku selayaknya anak SMA biasa, makan seperti biasa dan membeli baju yang biasa juga. Gaya hidupku tidak lagi seperti orang kaya, tetapi sudah seperti semua orang biasanya.

Aku menyukai Lily.. Dia juga ternyata menyukaiku. Karena ayahnya baru meninggal belum lama ini, Lily perlu membiayai sebagian keperluan keluarga, selain itu dia juga masih punya satu adik laki-laki yang masih sekolah dan perlu dibiayai.
Waktu kami pacaran, aku juga nggak pernah bilang tentang kekayaan keluargaku. Kami bersekolah bersama setiap hari, pergi ke perpustakaan, bahkan kamu jarang keluar makan bersama. Kami pacaran selama 4 tahun.

Aku ingin menikahinya, tapi karena kejadian dulu, aku jadi trauma, aku takut dia juga akan menjauhiku seperti teman-temanku yang lainnya. Karena itu, aku ingin mengetesnya apa dia bener-bener mencintaiku apa tidak. Setelah lulus kuliah, aku bilang kalau aku nggak menemukan pekerjaan dan pura-pura jadi pengangguran. Lily sangat menjagaku dan nggak memandangku sebelah mata karena hal ini. Setiap hari sepulang kerja, dia akan datang ke rumahku untuk makan bersamaku.


Aku melihatnya begitu sulit mencari uang, aku juga ingin mengatakan kenyataan yang sebenarnya! Satu kali akhirnya aku bertanya padanya, "Li, kalau suatu hari kamu tau kalau aku bohongin kamu, kamu bakalan gimana?" dan dia langsung menjawab, "Aku paling benci pembohong! Nggak peduli siapapun itu. Kenapa kamu bisa tanya ini?"
Aku nggak berani melanjutkan, aku cuman geleng-geleng kepala sambil bilang gpp..
Lily menjawab, "Kamu kenapa sih, tiba-tiba gitu" setelah bicara dia langsung pergi cuci piring. Dalam hati aku pikir, untung aja aku nggak bilang kenyataannya, kalau nggak dia pasti marah! Gimana kalau dia nggak mau aku nanti?

Bagaimanapun, kalau udah mau menjalani hubungan serius harusnya nggak boleh pura-pura kayak gini…
Namaku Liang, keluargaku adalah pengusaha Tambang dan aku adalah anak tunggal, jadi sejak kecil papa mamaku memang sangat memanjakanku. Sebelum kuliah, aku memang anak yang sangat sombong, aku pikir keluargaku kaya jadi aku bisa melakukan apapun. Karena uang inilah teman-temanku mendekatiku, bahkan cewek-cewek matre akan menulis surat cinta padaku. Sampai di SMA 3, aku mabuk dan berkelahi, orang tuaku juga menggunakan uang untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi hal ini malahan semakin besar dan aku dikeluarkan dari sekolah dan dimasukan ke penjara.







Orang tuaku menghabiskan banyak uang untuk mengeluarkanku dari penjara. Sejak saat itu aku baru mengerti, teman-temanku semua itu bukan teman. Waktu aku ada uang, mereka selalu ada di sampingku, tapi waktu aku ada masalah, nggak ada yang mau mendekatiku.

Karna aku dikeluarkan dari sekolah, aku harus mengulang kelas 3 SMA di sekolah lain di luar kota. Di tempat ini aku nggak kenal siapapun, aku mengenal pacarrku disini.

Karena kejadian berkelahi itu juga, aku sekarang jadi orang yang sangat irit. Aku selalu berperilaku selayaknya anak SMA biasa, makan seperti biasa dan membeli baju yang biasa juga. Gaya hidupku tidak lagi seperti orang kaya, tetapi sudah seperti semua orang biasanya.

Aku menyukai Lily.. Dia juga ternyata menyukaiku. Karena ayahnya baru meninggal belum lama ini, Lily perlu membiayai sebagian keperluan keluarga, selain itu dia juga masih punya satu adik laki-laki yang masih sekolah dan perlu dibiayai.
Waktu kami pacaran, aku juga nggak pernah bilang tentang kekayaan keluargaku. Kami bersekolah bersama setiap hari, pergi ke perpustakaan, bahkan kamu jarang keluar makan bersama. Kami pacaran selama 4 tahun.

Aku ingin menikahinya, tapi karena kejadian dulu, aku jadi trauma, aku takut dia juga akan menjauhiku seperti teman-temanku yang lainnya. Karena itu, aku ingin mengetesnya apa dia bener-bener mencintaiku apa tidak. Setelah lulus kuliah, aku bilang kalau aku nggak menemukan pekerjaan dan pura-pura jadi pengangguran. Lily sangat menjagaku dan nggak memandangku sebelah mata karena hal ini. Setiap hari sepulang kerja, dia akan datang ke rumahku untuk makan bersamaku.


Aku melihatnya begitu sulit mencari uang, aku juga ingin mengatakan kenyataan yang sebenarnya! Satu kali akhirnya aku bertanya padanya, "Li, kalau suatu hari kamu tau kalau aku bohongin kamu, kamu bakalan gimana?" dan dia langsung menjawab, "Aku paling benci pembohong! Nggak peduli siapapun itu. Kenapa kamu bisa tanya ini?"
Aku nggak berani melanjutkan, aku cuman geleng-geleng kepala sambil bilang gpp..
Lily menjawab, "Kamu kenapa sih, tiba-tiba gitu" setelah bicara dia langsung pergi cuci piring. Dalam hati aku pikir, untung aja aku nggak bilang kenyataannya, kalau nggak dia pasti marah! Gimana kalau dia nggak mau aku nanti?


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pura-pura Miskin dan Pacaran 4 Tahun Dengannya, Tetapi Dia Menikahi Seorang Manajer !! Di Hari Pernikahannya, Aku Cuman Bisa Memberikan "Semuanya Ini"!!"

Post a Comment