Astagfirullah !! Tak Tahan jadi Perjaka Tua Nenek 60 Tahun Pun Jadi Tempat Pelampiasan.

Banyak orang jadi perjaka tua, tapi tak ada yang celamitan macam Mudalik, 38, dari Sumenep (Madura) ini. Tak tahan jadi perjaka tua, nenek tetangga yang jadi dukun bayi, diperkosa di siang hari bolong. Akibat kebrutalan Mudalik, nenek Tujimah, 60, sampai mengalami pendarahan hebat.





Tak selamanya hidup membujang karena sebuah pilihan. Kebanyakan ya karena kesialan, tidak laku di mata cewek. Banyak gadis yang ditaksirnya, tapi sebanyak itu cewek yang mencampakkan cintanya. Kebanyakan yang jadi penyebabnya, karena factor kemiskinan. Kalau kaya, biar perjaka tua usia 50 tahun juga masih banyak yang ngantri. Maklum, cewek generasi sekarang kan banyak yang punya prinsip: witing tresna merga atusan lima (baca: matrialistis).

Mudalik warga Gapura, Kabupaten Sumenep, termasuk salah satu lelaki yang seret jodoh itu. Hingga menjelang usia kepala 4, belum juga kambon wedokan (kenal perempuan). Padahal sebagai lelaki normal, dia juga ingin berumahtangga sebagaimana lazimnya. Tapi sialnya, tak satupun wanita yang mau jadi bininya lelaki pengangguran ini.

Kadang ada memang janda kaya yang butuh lelaki sekedar pemuas dahaga asmara. Maka lelaki model Mudalik menjadi pilihannya. Dia tidak perlu kerja. Yang penting rajin minum obat kuat, sehingga sehari bisa melayani 3 kali sesendok makan. Sayangnya, perempuan model begini belum ada yang ketemu Mudalik.


Karena sekian puluh tahuh jadi perjaka tua, banyak yang meledek Mudalik sebagai Sarjokesuma, tokoh wayang dadi Ngastina yang sepanjang usianya tak pernah laku kawin. Meski ayahnya raja, tak ada perempuan yang dijadikan istri. Naksir Pregiwati, Pregiwa, selalu ditolak. Bahkan anak Pak RT saja ogah diperistri Sarjokesuma.

Sarjokesuma dari Sumenep ini beberapa hari lalu pas siang hari memergoki pemandangan super langka. Seorang nenek tetangganya, Ny. Tujimah, didapati tidur dengan rok tersingkap. Entah setan mana yang mempengaruhi, mendadak nafsu Mudalik bangkit. Mbah Tujimah itu langsung ditindih dan diperkosa.

Nenek dukun bayi itu mencoba meronta dan melawan, tapi karena kalah tenaga, akhirnya skore menjadi 1-0 juga. Selesai melampiaskan nafsunya Mudalik melarikan diri, sedangkan Mbah Tujimah karena mengalami pendarahan hebat pada “shofware”-nya langsung dilarikan ke RSD dr. H. Moh Anwar.

Wah, Mudalik bakal dikebiri Bu Mensos nih nantinya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Astagfirullah !! Tak Tahan jadi Perjaka Tua Nenek 60 Tahun Pun Jadi Tempat Pelampiasan."

Post a Comment