ALLAHUAKBAR.. Setelah Ada Demo Tuntut Pembongkaran Masjid Oleh Kaum Mayoritas Manado, Manado Dilanda Gempa



Manado, Sulawesi Utara, diguncang gempa berkekuatan 6,1 skala Richter, Kamis, 27 Oktober 2016.

Berdasarkan data yang dihimpun Tempo dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sulawesi Utara, pusat gempa berada 75 kilometer sebelah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 14.17 Wita.

Andriana, petugas stasiun BMKG Manado, mengatakan gempa yang mengguncang di Manado merupakan gempa yang berada di bagian tenggara Kota Bitung. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami serta dirasakan masyarakat wilayah Bitung, Manado, Kota Mobagu, Bolangmongodo Timur, dan Tahuna.

"Gempa ini sekali lagi tidak berpotensi tsunami, karena itu masyarakat diminta tidak panik," kata Andriana saat dihubungi Tempo, Kamis ini.

Sebelumnya senter diberitakan Ratusan orang dari organisasi TOU Minahasa atau Laskar Kristen Manado melakukan demo untuk pembokaran masjid Al-Khairiyah di texas. Mereka menuntut bahwa Masjid tersebut tidak berijin resmi dari daerah, dan tidak cocok untuk berada di texas karena mayoritas penduduk adalah orang kristen.

Masjid tersebut sudah berada di texas sudah 47 tahun, yang digunakan oleh kebanyakan orang transmigrasi dari luar daerah yang bekerja di Manado. Dewan Kemakmuran Masjid tersebut bernama Djafar Alkatiri dari ketua DPW PPP Sulawesi Utara. Menurut Djafar, para penggugat dari TOU Minahasa memperotes setifikat tanah dan masjid tersebut, mereka mengklaim bahwa pemerintah telah merampas sertifikat tersebut dari masyarakat. Kutipan dari status di beranda facebook.

Bahkan Para demonstran tersebut membawa senjata tajam dalam aksi mereka 



sumber : news.beritaislamterbaru

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ALLAHUAKBAR.. Setelah Ada Demo Tuntut Pembongkaran Masjid Oleh Kaum Mayoritas Manado, Manado Dilanda Gempa"

Post a Comment