Naudzubillah !! Kenapa Kita lebih sering mengingat hari Lahir ketimbang hari Akhir ??



KompasianaKita lebih sering mengingat hari Lahir ketimbang hari Akhir.

Padahal tak ada ulang tahun dalam Islam.

Walaupun dilabeli dengan ucapan selamat ulang tahun,Selamat milad,Barakallahu fii umurik seakan akan agar kelihatan lebih Islami.

Rasulullah SAW dan para sahabatnya tak pernah sekalipun merayakan dan mengajarkan perihal ulang tahun.

Ulang tahun itu kebiasaan kaum siapa ?

Sebagaimana sabda beliau :
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum,maka dia termaksuk ke dalam kaum tersebut" (HR.Ahmad 2:50 dan Abu Daud no.4031). Ingatlah sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah.
Ulang tahun bukan untuk dirayakan, dan bukan untuk diselamati.
Karena sebagai seorang muslim kita dituntut untuk selalu Muhassabah diri kita setiap hari dan selalu mengingat akan perkara Mati.

Maka dari itu sahabat,
Kau tak perlu repot lagi untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun, tak perlu kau belikan kado atas berkurangnya umurku,serta membuat kejutan dan traktiran atas hari lahirku.
Tapi aku perlu doa serta nasihat darimu.

Sikap yang harus dilakukan dalam menghadapi ulang tahun adalah,tak mengadakan perayaan khusus (biasa2 saja),mensyukuri nikmat Allah.Sebaiknya dilakukan setiap hari bukan setiap tahun.

Sekarang kamu sudah mengetahui bahwa tak ada ulang tahun dalam Islam.

Kamu wajib sami'na wa atho'na (kami dengar dan kami taat)

Self Reminder 📝
Kontribusi oleh @rasdiyannah


sumber : akhwatmuslimahindonesia.blogspot.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Naudzubillah !! Kenapa Kita lebih sering mengingat hari Lahir ketimbang hari Akhir ??"

Post a Comment