Jangan Suka Memandang Rendah Janda, inilah Azab Bagi yang Menghina Janda



KompasianaPredikat janda seringkali diremehkan dan dipandang buruk. Bahkan tak jarang kita temukan di masyarakat, orang-orang yang mengolok-olok, menghina atau bercanda soal janda.

" Sayang banget nikah sama janda. Sayang khitannya." Dan banyak lagi kalimat-kalimat meremehkan, yang semakin menunjukkan dangkalnya logika mereka sebagai seorang manusia yang sudah pasti terlahir dengan perantara seorang ibu (wanita).

Bagaimana mungkin mereka tega menghina janda. Seburuk apapun si janda, mereka tak berhak dihina. Lagipula, banyak juga sosok janda yang justru menemukan kecemerlangan dalam hidup lantaran menjalani ujian tanpa suami dengan sabar.

Bukankah 10 dari 11 istri Nabi SAW adalah para janda? Dan hanya satu yang dinikahi dalam keadaan belum bersuami.

Artinya, jika kalian hendak berlaku ekstrem, maka nikahlah pertama kali dengan janda saat usia kalian 25 tahun dan janda itu berumur 40 tahun layaknya Nabi yang menikahi Ummu Khadijah.

Bukan hanya itu! Nikahilah seorang wanita yang sudah dua kali menikah, atau kalian harus menjadi laki-laki ketiga sebagaimana jalan yang telah ditempuh oleh Nabi SAW.

Setelah istri pertama meninggal dunia, jangan dulu menikahi wanita yang belum pernah menikah dengan usia belasan tahun. Sebab, istri kedua Nabi adalah Ummu Saudah binti Zum'ah yang kala itu berstatus janda beranak empat atau lima.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.   



sumber : dream.co.id | bersamadakwah.net

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Suka Memandang Rendah Janda, inilah Azab Bagi yang Menghina Janda"

Post a Comment