Kalau tak Mau Membimbingku Dalam Ketaatan, Maka Ikhlaskan Aku

Kita bersama bukan hanya sekedar rasa suka, ada tali menyatukan dua hati yang dinamakan cinta dan ikatan yang sangat erat bernama takdir. Kita berdua berjalan sesuai dengan irama mengikuti lantunan melodi bernada asmara. Kita adalah kata yang akan menyatukan dua pemikiran dan ego menjadi satu. Melengkapi segala kekurangan dan berjuang bersama dengan segala kelebian yang kita miliki.

Jika tak Mau Membimbingku Dalam Ketaatan, Maka Iklaskan Aku
Bagaimana aku bisa percaya, kalau segala sesuatu tentangmu membuatku ragu. Ragu untuk mempercayakan masa depanku bersamamu, dan bukan hanya kita. Karena nantinya aku akan menjadi seorang ibu, ia ibu dari penerus perjuangan kita.

Bimbing aku dalam ketaatan, dan kita akan sama-sama melangkah melalui indahnya dunia menuju kekalnya akhirat. bimbing aku untuk lebih mengenal siapa Tuhanku dan mengenal Rasulnya dengan sunah-sunah yang telah diajarkannya. Ajarkan akau bagaimana caranya mencintai dengan benar, berjuang dalam sabar, dan taat kepada satu orang imam.

Cukup ikhlaskan aku, jika semua pintaku nampak berat bagimu. Jika membersamaiku dalam iman dan merasakan nikmatnya taat terasa amat sulit. Karena cinta akan tergerus waktu jika hanya berlandaskan nafsu dan keingin untuk memiliki. Kau pun mengerti kalau tubuh ini akan menua dan rambut ini akan memutih. Lalu apa yang tersisa selain rasa cinta hamba pada khaliknya yang akan menjaga amanah sampai akhir.


Taatku bersamamu, seiring cintamu kepada-Nya. Satu yang tak akan pernah hilang dimakan zaman dan pergi bersama waktu. karena taatmu, aku mencintaimu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kalau tak Mau Membimbingku Dalam Ketaatan, Maka Ikhlaskan Aku "

Post a Comment